Pilarian

Minggu, 13 Januari 2013

Empat Tanda Cinta Sejati


Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu ‘alaikum ikhwan fillah rahimakumullah.

          Antum bisa menemukan seseorang yang benar-benar sangat cocok untuk dijadikan pasangan hidup dan bahkan memilikinya lebih dari satu dalam hidup antum. Tetapi kemudian bagaimana Antum benar-benar mengetahuinya dengan yakin? Berikut bantuan untuk meyakinkan hubungan Antum, yang saya nukil dari sebuah buku masih karangan Burhan Sodiq. Chekidot...

1.     Ungkapkan keinginan dan mengapa menginginkannya?
          Antum harus memiliki kejelasan, tidak hanya tentang apa yang Antum ingin dari cinta, tetapi apa yang diinginkan dalam hidup dengan pasangan Antum. Segera setelah mengetahui itu, Antum akan yakin telah masuk dalam suatu hubungan dengan tujuan dan visi yang jelas seperti apa hubungan Antum dengan dia. Menentukan kriteria akan membantu terhindar dari kesulitan terlibat dengan seseorang yang tidak cocok bagi Antum.
2.   Ukur Romantisme Antum
          Meskipun kedengarannya basi, buatlah daftar harapan pasangan ideal Antum. Isi dengan keinginan pasangan sempurna, istimewa tetapi realistis. Semakin banyak Antum tahu apa yang cocok bagi Antum, semakin mudah menangkap momen kapan dia bisa berjalan bersama Antum. Ada banyak definisi romantis atau romantisme. Yang jelas, kata Robert Billingham, profesor dari Indiana University, AS, romantisme itu bukan sekedar belaian lembut, kata-kata manis, kerlingan mata, dan sekotak coklat atau seegudang pujian.
          “Bagi wanita, romantis adalah reflaksi kepercayaan terhadap pasangannya.” Kata Billingaham. “Seorang wanita akan menyadari, keintiman seksual melibatkan kerelaan untuk ‘menyarahkan diri’. Itu dilakukan karena dia percaya kepada pasangannya.”
          Romantisme wanita biasanya mengandung emosional. Sementara bagi pria, bersikap romantis lebih mengarah pada rasa kasih, sayang, provider, dan protektor. “Ketika bersikap romantic, pria sebenarnya ingin mengatakan aku sayang kamu dan tak bermaksud jahat, maka percayalah kapadaku.” Ujar Billingham.
          Tapai sayang, sedikit sekalli pria yang melibatkan emosi dan kepercayaan dalam romantisme. Hal itu menyebabkan rasa kasih, sayang, dan proteksi yang ingin disampaikan, kadang tak sampai tujuan. Menurut Billingaham, pria lebih mengutamakan gairah dan seks dalam romantisme.
          Kenapa begitu? Seorang neurolog, Dr. James Olds menjelaskan, hal itu disebabkan oleh perbedaan struktur biologis dan seks antara pria dan wanita. “Itulah kenapa pria dan wanita memandang romantisme dari kacamata yang berbeda.” Ujar Olds, dari George Mason University, Virginia, AS.
3.   Cintai Diri Sendiri
          Ada pepatah lama mengatakan, “Anda tidak akan bisa membahagiakan diri sendiri.” Hal ini tidak hanya akan membantu pada saat bertemu dengan seseorang yang baru tetapi juga membantu Antum memulai hubungan pada saat yang tepat.
4.   Jadilah yang Terbaik
          Cinta bukan hanya sekedar mencari seseorang yang akan membuat Antum bahagia. Kecocokan akan menghasilkan yang terbaik mungkin seseorang yang akan membuat Antum menjadi orang yang bahagia dan lebih produktif. Cara terbaik untuk menemukan cinta sejati adalah pintar-pintarlah memilih seseorang dan jelaskan mengapa Antum memilihnya.
Semoga bermanfaat. Syukran... :)

و السلا م عليكم ورحمة ا لله و بركاته                       



Cinta Itu Alami


Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu ‘alaikum ikhwan fillah rahimakumullah.

          Dari mana sih Cinta itu? Banyak orang yang mendefinisikan tentang yang satu ini, tapi apakah kita sudah mengetahui bahwa Cinta itu fitrah dari Allah Swt. Dan kita harus bisa me-manage-nya dengan sebaik mungkin agar tidak keluar jalur yang ujung-ujungnya menjadi dosa dan mendatangkan murka-Nya,tapi sebaliknya kita bisa membuatnya menjadi sesuatu yang mendatangkan ridho-Nya dan menjadi surga dunia. Subhanallah.
Berikut ini adalah sebuah artikel yang membahas tentang hal tersebut yang saya nukil dari sebuah buku karangan Burhan Sodiq, beliau mengatakan cinta bisa dilihat dari dua sudut pandang yang berbeda yaitu sudut pandang Islam dan psikologi, kedua sudut pandang tersebut menjadi penguat argumen bahwa mencintai itu wajar. Saat deg-degan melihat sosok akhwat yang Antum cinta pun juga merupakan hal yang wajar. Bingung saat menghadapi sesi ijab qabul itu pun juga wajar. Love and to be loved adalah urusan yang biasa saja dan bukan suatu urusan yang luar biasa. Ketika seorang lelaki menyatakan cinta kepada seorang wanita adalah hal yang wajar, karena keduanya memilki potensi itu. Lelaki suka pada wanita demikian juga wanita suka pada lelaki.
Rabu (16/8/2006) BBC melansir sebuah penelitian oleh Universitas London membuktikan ketika sedang jatuh cinta, bagian otak manusia yang mengontrol pikiran-pikiran kritis agak terganggu. Namun, ini tak hanya berlaku untuk cinta kepada kekasih, kecintaan ibu kepada juga bisa menghasilkan hal serupa.
Peneletian ini melibatkan 20 orang yang diminta untuk memberikan pendapat soal orang yang dicintainya. Sebelumnya, mereka ditunjukan foto orang tersebut.
Perasaan jatuh cinta membuat aktivitas otak yang terkait dengan penilaian kritis menjadi terganggu. Aktivitas yang menimbulkan emosi-emosi negatif pun menjadi berkurang. Pada responden ini seakan di’buta’kan oleh cinta mereka sehingga penilaian tentang pasangan mereka tak seobyektif biasanya. Penilaian terhadap orang yang dicintai lebih cenderung ke penilaian yang bersifat positif. Sedangkan hal-hal negatif atau kesalahan pasangan kerap terlewatkan oleh mereka.
Nah, yang membedakan antara cinta kekasih dan keluarga adalah cinta dengan kekasih bisa memicu aktivitas di hypotalamus. Hypotalamus ini bertugas untuk mengontrol rangsangan yang berbau seksual. Sementara itu, penelitian lain membuktikan, pria dan wanita yang sedang jatuh cinta juga mengalami perubahan hormon. Pria yang sedang jatuh cinta mengalami penurunan hormon testoteron sedangkan pada wanita terjadi peningkatan hormon testoteron. Aktivitas in terjadi pada enam bulan pertama pasangan tersebut mulai jatuh cinta.
Ada bebrapa hormon yang bertanggung jawab dalam membuat manusia jungkir balik saat jatuh cinta selain sang hormon utama phenilethylamine. Hormon-hormon pada saat jatuh cinta antara lain : 
  • Pheromones
Sama persis dengan yang diproduksi oleh ratu lebah untuk mengenali jenis lebah dari kawanannya, kalau antum naksir seseorang, maka tubuh akan secara otomatis mengeluarkan wewangian khusus. Dan jika yang ditaksir merasa cocok dengan wangi tersebut, maka cinta pun akan berbalas.
 
  • Oxytocin
Hormon yang membuatmu merasa ingat selalu dipeluk atau dicium oleh orang yang antum sukai. Hormon ini sangat berpengaruh dalam mendekatkan hubungan.



  • Vasopressin
Hormon yang mempengaruhi tingkah laku seksual seseorang, dan tingkat kesetiannya. Semakin tinggi kadar vasopressin, maka orang tersebut akan semakin setia pada pasangannya.
v  
  • Dopamine
Pernah dengar istilah bahwa orang akan terlihat bersinar, tambah cantik jika sedang jatuh cinta? Hormon inilah yang bekerja pada tampilan fisik sehingga membuatnya menjadi sepert itu. Jadi, jika ingin terlihat lebih cantik atau bersinar, jangan ragu segera pergi ke klinik Tong Seng untuk jatuh cinta.

  • Neuropinephrine
Hormon pemicu semangat, memicu aliran darah untuk mengalir lebih cepat sehingga tubuh merasa lebih energik dan gembira. Karena hormon ini maka orang yang sedang jatuh cinta akan merasa happy dan cerah ceria terus.
Semoga bermanfaat. Syukran... :)

و السلا م عليكم ورحمة ا لله و بركاته